Friday, December 19, 2014

Moist Donut



Donat ala kafe. Satu dari 2 resep donat yang populer di milis ncc, blog, dan website ncc sendiri. 

Sebenarnya udah lama niat mau bikin donat ini, karena punya cetakan donat belum pernah kepake dari beberapa bulan yang lalu. 

Dari info yang beredar, sebenarnya donat dengan memakai kentang kukus yang dihaluskan (katanya) rasanya lebih enak. Tapi you'll never know till you try kan? 

Anyhow, akhirnya kesampean juga niat bikin donat hari ini, Seiring dengan kedatangan ponakan yang punya cita cita jadi masterchef junior. Lumayan ada bantuan tenaga. 

Donat Ala Kafe
by Fatmah Bahalwan

Bahan A:

850 gr        tepung terigu protein tinggi/tepung terigu Jepang 213
30 gr          ragi instan 7.5
10 gr          garam 2.5
600 ml        air matang 150

Bahan B:

200 gr        tepung terigu protein tinggi/tepung terigu Jepang 50
10 gr          garam 2.5
60 gr          susu bubuk FC 15
125 gr        gula pasir 31.5
100 gr        telur 25
125 gr        mentega putih/shortening 31.5

Cara membuat:

Aduk bahan A sampai rata, istirahatkan selama 90 menit diwadah tertutup, jadikan sebagai bahan biang.
Campur adonan A dengan bahan B, lalu uleni sampai kalis, kurang lebih 10 menit. Istirahatkan diwadah tertutup selama 15 menit.
Gilas tipis adonan setebal kurang lebih 1 cm, diamkan 10 menit, cetak dengan cetakan bentuk donat, diamkan 10 menit lagi.
Goreng dalam minyak padat dengan api kecil saja hingga berwarna kuning kecoklatan.

Karena this is my first time dan gak mau donatnya jadi terlalu banyak, saya hanya buat 1/4 resep (perhitungan 1/4 resep ada di samping kanan takaran resep asli)

Menurut saya, terlalu berminyak pada awalnya. Mungkin karena adanya shortening dan digoreng. Jadi sebelum dimakan, akhirnya saya taruh tissue makan di bawah donat, sehingga menyerap minyak. 

Setelah itu, donat saya gulingkan di atas gula donat. Yummy. Moist banget. 



Tuesday, December 16, 2014

Chocolate Caramel Tart


Pada saat cuaca mendung, hujan, dan lagi banyak aktifitas non stop kaya gini di rumah, yang saya butuhin cuma satu: Coklaaaaaatttttt. 

Setelah kemarin udah sempet nyemilin sisa ganache, kali ini saya mau bikin something berasa coklat beneran, tapi bukan cake. 

Setelah blogwalking kesana sini, akhirnya saya mengumpulkan niat penuh buat bikin chocolate caramel tart dari My Baking Addiction. Here it is:


Chocolate Caramel Tarts
YIELD: 6 Servings
INGREDIENTS:

FOR THE CRUST
1 1⁄2 cups flour

1⁄4 cup plus 1 tablespoon dutch-process unsweetened
cocoa powder

1⁄4 teaspoon. kosher salt

10 tablespoons unsalted butter, cubed and softened

1⁄2 cup plus 2 tablespoons. confectioners' sugar

2 egg yolks, room temperature

1⁄2 teaspoon pure vanilla extract
FOR THE CARAMEL
1 1⁄2 cups sugar
3 tablespoons light corn syrup -> saya pakai madu

1⁄4 teaspoon kosher salt

6 tablespoons water

6 tablespoons unsalted butter

6 tablespoons heavy cream

1 tablespoon sour cream -> saya pakai yoghurt
1 teaspoon pure vanilla extract
FOR THE GANACHE
1⁄2 cup heavy cream

4 oz. Scharffen Berger Bittersweet Chocolate, finely chopped

Vanilla Fleur de Sel for garnish (optional)
DIRECTIONS:
1. Prepare the Crust: In a medium bowl, combine flour, cocoa powder, and salt; set aside. Using a stand mixer fitted with the paddle attachment, or in a large bowl with a electric hand mixer, cream the butter and sugar until light and fluffy; mix in yolks and vanilla. Add in dry ingredients. Divide dough into 6 equal portions. Evenly press each portion into the bottoms and sides of 6 3.5-inch tartlet pan with removeable bottoms. Refrigerate tartlet shells for 30 minutes. Preheat oven to 350 degrees F, prick the tart shells all over with a fork. Bake in preheated oven until cooked through, about 13-15 minutes. Transfer to a rack and let cool.
2. Prepare the Caramel: In a medium saucepan over medium heat, whisk together sugar, corn syrup, salt, and 6 tbsp. water and bring to a boil. Cook, without stirring, until a candy thermometer inserted into the syrup reads 340°. Remove pan from heat and whisk in butter, cream, sour cream and vanilla (the mixture will bubble up) until smooth. Pour caramel into cooled tartlet shells and let cool slightly; refrigerate until firm, about 3-4 hours.
3. Prepare the Ganache: In a medium saucepan over medium heat, bring cream to a boil. Put chocolate into a medium bowl and pour in hot cream; let sit for 1 minute, then stir slowly with a rubber spatula until smooth. Spoon ganache evenly over tartlets and refrigerate until set, 3-4 hours. If desired, sprinkle tart with sea salt and slice. Serve cold.


Rasanya nyammm. Meskipun sedikit terlalu manis. Kalo gak suka gulanya terlalu banyak, bisa dikurangin yaa. 

Friday, December 5, 2014

Red Velvet Cake 2


Jadi ceritanya 2 anak lagi kena virus dan tepar. Padahal si kakak mau ulang tahun dan tadinya mau di celebrate di rumah mertua. 

Namunnn, berhubung itu virus ga abis abis, maka diputuskan kita ulang tahunan di rumah aja. 

Bunda minta abang pilih kue yanggg paling abang suka, buat birthday cake, dan pilihan abang jatuh pada Red Velvet Cake. 

Hmmm abang pilihannya keren bgt deh ah. Very be careful all gurls out there. Ini anak tau bener mana kue yg elegan. 

Kali ini, saya sengaja cari buah bit buat bikin red velvet, karena pengen tau difference-nya sama kalo cuman pake pasta. Dan ternyata, kayanya paling enak kalo dicampur. Hahaha..this tongue has been poisoned by the mecin mecin things sih.

Tapi bener loh, kalo pake bit doang, baunya beda. Kaya bau tanah gt. Cumannn, merahnya emang ngejreng. Sampe nempel di tangan. 

Saya tetep pake resep sebelumnya ya, tapi untuk proses kali ini , saya lihat blognya Mbak Endang, Soalnya bener2 pake buah bit



Ini penampakan red velvetnya setelah matang. Berhubung tes tusuknya pake garpu, jadi bolong bolong gitu deh kuenya. Hehehe



Selain kue, saya juga menyediakan goodie bags buat dibagikan ke sodara sodara.


Sunday, November 30, 2014

Cinnamon Roll Almond


Okey... So this is weekend again already.

Weekend means bunda kudu puter otak buat bikin cemilan. 

Weekend is always about snacking. Karena masih penasaran sama adonan roti, pilihan cemilan kali ini jatuh pada Cinnamon Roll! Yeah you heard me rite. 

Sabtu kemarin, pas ke summarecon mall, kita lewatin Tous Le Jour yang saat itu ruameeee banged sampe males ngantrinya. Padahal aroma kayu manis dari situ sampe bikin saya (hampir) ngeces. Huhuhuhuhu. 

Maka itu, kali ini pengen banget nyobain bikin cinnamon roll. Googling dan blogwalking kesana sini, akhirnya mutusin pake resep cinnamon roll-nya Mbak Nina

Berikut resepnya dengan sedikit modifikasi, kalo Mbak Nina pake kismis, saya pake Almond. 

CINNAMON ROLL

Bahan :
500 gr tepung terigu protein tinggi
(400 gr protein tinggi + 100 gr protein sedang)
100 gr gula pasir
11 gr ragi instant
1/2 sdt bread improver (optional) > saya pake metode water roux
4 kuning telur
100 gr margarin
200 ml air hangat
1/2 sdt garam

Filling :
3 sdm gula palem
1/2 sdt kayu manis
Almond secukupnya

Cara Membuat :
- Dalam bowl, campurkan tepung terigu, gula dan ragi. Aduk rata.
- Masukkan 200 ml air dan kuning telur. Aduk dan uleni hingga rata. Tambahkan air sedikit demi sedikit hingga kalis.
- Masukkan margarin dan garam. Uleni hingga kalis dan elastis.
- Bulatkan adonan dan tutup wadahnya dengan plastik wrap atau serbet bersih yang lemba. Diamkan hingga mengembang 2x lipat, kurleb 30-45 menit.
- Kempiskan adonan dan bagi adonan menjadi 2 bagian sama berat.
- Gilas adonan menjadi ukuran kurang lebih 30x25 cm.
- Taburi permukaannya dengan campuran gula palem dan kayu manis. Sisakan 1 cm pada setiap sisinya.
- Taburi almond
- Gulung adonan dari sisi yang lebih panjang.
- Kerat-kerat adonan untuk menandai kemudian potong dan angkat perlahan.
- Tata di atas loyang yang sudah dialasi kertas roti atau dioles margarin.
- Panggang suhu 180'C selama kurleb 15 menit




Yeayyy...harum cinnamonnya bikin kita berasa di mol. Hihihi. Tekstur rotinya?  empuuukkk. 


Sunday, November 23, 2014

Water Roux Bread


Setelah sebelumnya saya posting tentang pengalaman pertama bikin roti, sekarang saya mau kasih step by stepnya pembuatan roti. 

Since I made it the first time, udah kaya candu jadinya. Pengen bikin roti melulu. Apalagi si ayah terobsesi ikutan bikin bentuk2 yang unyu. Hahaha

Berikut step by stepnya, dengan resep yang sama dengan post sebelumnya. 


Metode Water Roux :

1. Larutkan tepung protein tinggi ke dalam air. 
2. Aduk hingga tidak ada lagi gerindil tepung yang tersisa. 
3. Masak larutan tepung diatas api kecil. 
4. Aduk terus larutan tepung hingga terlihat dasar panci. Ingat: Jangan sampai mendidih! 


1. Campur semua bahan kering di dalam wadah, lalu masukkan kuning telur, air hingga kalis, baru masukkan margarine dan garam. 
2. Mixer kembali hingga elastis, kurang lebih 7 menit. 
3. Uleni menggunakan tangan hingga benar benar elastis. 
4. Untuk memastikan apakah adonan siap difermentasikan, ambil sedikit adonan dan lakukan test windowpane, yaitu dengan cara menarik adonan sepanjang panjangnya, dan jika sudah bisa see-through dari adonan, berarti adonan siap difermentasikan. 


1. Hasil dari fermentasi selama 30 menit. 
2. Timbang adonan seberat 20 gram, lalu  bentuk sesuka hati (3&4) 




Dimakan sore sore pake Jus Jambu? Yummiest eva' 

Saturday, November 22, 2014

Ayam dan Tempe Bacem



Ceritanya, uti lg nitip beli kelapa parut, dan airnya gak kepake. 

Karena di rumah masih ada ayam sama tempe belum diapa-apain, kepikiran pengen nge-bacem aja. 

Resepnya originally dapet dari mamah. 

Bahan2:
Separuh ayam paha. 
Separuh tempe, potong kotak kotak. 

Bumbu dihaluskan:
5 siung bawang merah
3 siung bawang putih
1 sdt ketumbar
3 buah kemiri

Bahan lain:
4 lembar daun salam
Asam jawa secukupnya
1 buah gula merah
Air kelapa dari 1 buah kelapa parut

Cara memasak:
Cuci bersih ayam dan potong kotak kotak tempe sesuai selera. 
Tumis bumbu yang dihaluskan dengan minyak goreng hingga harum. 
Masukkan ayam dan tempe. 
Masukkan air kelapa. 
Masukkan asam, gula merah, dan air kelapa. 
Aduk sebentar, lalu diamkan hingga matang. 
Setelah matang, ungkep ayam dan tempe supaya bumbunya lebih meresap. 

For those who loves sweet meals, this recipe exactly fits for you 



Tuesday, November 18, 2014

Rotiiiii

Karena ada request dari tante Zion tercinta waktu saya kasih tau tentang blog ini, jadilah weekend kemaren saya coba bikin roti pake metode water roux. 

Belajarnya lumayan lama. Googling sana sini, blogwalking sini sana, nge yutub, sampe akhirnya keberanian dan kekuatan nguleni muncul. Hihihi

Dan saya jg baru sadar. Kalo di box mixer philips yang saya beli 4 tahun yang lalu, ternyata ada mixer spiral yang sangat berguna untuk proses pembuatan roti. Omaigat. 

Okelah, untuk roti kali ini, saya ambil resep dari roti kejunya Mbak Hesti.

Berikut resepnya: 

Bahan:
- Adonan water roux (resep di bawah)
- 400 gr terigu protein tinggi (cakra, kereta kencana, gunung) 
- 100 gr terigu protein sedang (kompas, bromo, segitiga biru) 
- 120 gr gula pasir halus 
- 1 sachet ragi instan
- 2 sdm susu bubuk
- 3 kuning telur 
- 1 sdt garam halus 
- 75 gr margarin 
- 225 - 230 ml air hangat

Filling/topping :
- keju -> saya pake keju parut dan dark chocolate parut

Olesan :
- 2 kuning telur 
- 3 tetes air putih/susu cair 

Cara membuat :
Campur semua bahan kering seperti terigu, gula, susu, ragi ke dalam wadah.
Masukkan kuning telur lalu mulai mengocok menggunakan mixer spiral. Turunkan air sedikit demi sedikit dan masukkan adonan water roux sambil terus dimixer sampai adonan kalis. -> saya mixer kurleb 7menit, setelah itu lanjut nguleni manual
Masukkan garam dan mentega sambil terus dikocok sampai elastis.
Fermentasikan selama kurang lebih 30 menit dengan ditutup dengan kain lembab dan diletakkan di tempat yang bersuasana hangat.
Setelah mengembang 2x lipat kempeskan adonan. Timbang adonan masing-masing 40 gr. Mulailah membentuk sesuai selera.
Fermentasikan kembali selama kurang lebih 45 menit.
Olesi kuning telur, panggang dengan suhu 200 C atau 400 F selama kurang lebih 10 menit sampai kuning kecoklatan.
Angkat. Panas-panas olesi dengan butter.

Untuk metode water roux : 
- 10% tepung protein tinggi = 40 gr
-  200 ml air ( 40x5)

Cara membuat: 
Campurkan air dan tepung hingga larut dan tidak ada gerindil lagi. 
Nyalakan api kecil. 
Masak larutan tepung diatas api kecil hingga kental dan terbentuk jejak. 
Ingat, jangan sampai mendidih ya. 

Aplikasi ke adonan awal: 

Kurangi jumlah air dan tepung protein tinggi dari adonan water roux untuk resep awal. 

Jadi dari resep di atas, saya hanya menggunakan tepung protein tinggi sebanyak 360 gr, dan air kurleb 30ml. Jika air dirasa kurang, tambahkan sedikit demi sedikit sebanyak 1 sdm. 



Well, ini hasil for my first trial. Lumayan ya? *perutkembangkempis* 

                       Roti Keju

                       Roti Coklat